Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

HARI BIASA

 

Paus Yohanes XXIII juga memperkenalkan pembagian hari biasa menjadi empat kelas:

  1. Hari biasa kelas I, yang mengungguli semua pesta: Rabu Abu dan semua hari biasa dalam Pekan Suci.
  2. Hari biasa kelas II, yang mengungguli pesta lokal kelas II: hari biasa khusus Adven dari tanggal 17 Desember hingga 23 Desember, dan masa pertobatan dalam Masa Adven, Masa Prapaskah dan bulan September.
  3. Hari biasa kelas III, yaitu hari biasa dalam masa Prapaskah mulai dari hari Kamis setelah Rabu Abu hingga hari Sabtu sebelum hari Minggu Kedua Sengsara (hari Minggu Palma) kecuali masa pertobatan (hari-hari tersebut mengungguli pesta kelas III), dan hari biasa dalam Masa Adven hingga 16 Desember kecuali masa pertobatan (hari-hari tersebut mengungguli pesta kelas III).
  4. Hari biasa kelas IV: semua hari biasa lainnya.

Sebelumnya, hari biasa umumnya terbagi menjadi "besar/mayor" atau "kecil/minor". Hari biasa besar, yang harus memiliki setidaknya satu pengenangan bahkan pada perayaan-perayaan paling penting, adalah hari-hari biasa pada Masa Adven dan Prapaskah, hari-hari masa pertobatan, dan hari Senin dalam masa rogasi; selain itu merupakan hari biasa minor. Di antara hari-hari biasa besar, Rabu Abu dan hari-hari dalam Pekan Suci diistimewakan, sehingga perayaan-perayaan tersebut harus didahulukan, tidak peduli perayaan apa yang mungkin ada pada hari tersebut.

Hari-hari masa pertobatan (bahasa Inggris: ember days) adalah empat set terpisah yang masing-masing terdiri dari tiga hari dalam minggu yang sama, khususnya Rabu, Jumat, dan Sabtu, yang kira-kira berjarak sama dalam satu lingkaran tahun liturgi, yang sebelumnya dikhususkan untuk puasa dan doa. Hari-hari yang dikhususkan untuk melakukan doa dan puasa khusus ini dianggap sangat cocok sebagai waktu untuk menahbiskan klerus. Hari-hari masa pertobatan dikenal dalam bahasa Latin sebagai quatuor tempora ("empat musim"), atau jejunia quatuor temporum ("puasa empat musim"). Hari-hari ini biasanya jatuh pada minggu-minggu antara hari Minggu Adven III dan IV, antara hari Minggu Prapaskah I dan II, antara Pentakosta dan hari Minggu Tritunggal Mahakudus, dan mulai Rabu pertama setelah Pesta Salib Suci (14 September) antara hari Minggu ketiga dan keempat liturgi dalam bulan September.

Hari-hari Masa Rogasi adalah, dalam kalender Gereja Barat, empat hari yang secara tradisional digunakan untuk prosesi khusyuk untuk memohon belas kasihan Tuhan. Tanggal 25 April, Rogasi Besar (atau Litani Besar) bertepatan dengan Hari Santo Markus (tetapi dipindahkan ke hari Selasa berikutnya jika hari tersebut jatuh pada hari Paskah), sedangkan Rogasi Kecil (atau Litani Kecil) jatuh pada tiga hari sebelum hari Kenaikan Tuhan pada hari Kamis.