KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 421. | "Menurut iman umat Kristiani [dunia] diciptakan dan dilestarikan oleh cinta kasih Sang Pencipta; dunia memang berada dalam perbudakan dosa, tetapi telah dibebaskan oleh Kristus yang disalibkan dan bangkit, sesudah kuasa si Jahat dihancurkan " (GS 2,2).
| | 422. | "Setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak" (Gal 4:4-5). Inilah "kabar gembira Yesus Kristus, Putera Allah" (Mrk 1:1): Allah mengunjungi bangsa-Nya Bdk. Luk 1:68.; Ia memenuhi janji, yang Ia berikan kepada Abraham dan keturunannya Bdk. Luk 1:55.; Ia membuat jauh lebih banyak daripada yang dapat diharapkan orang: Ia telah mengutus "Putera-Nya terkasih" (Mrk 1:11).
| | 423. | Kita percaya dan mengakui: Yesus dari Nasaret, seorang Yahudi, pada waktu kekuasaan Raja Herodes Agung dan Kaisar Agustus, dilahirkan oleh seorang puteri Israel di Betlehem, bekerja sebagai tukang kayu, dan pada waktu kekuasaan Kaisar Tiberius, di bawah Wali Negeri Pontius Pilatus, dihukum mati pada kayu salib di Yerusalem, adalah Putera Allah yang abadi yang telah menjadi manusia. "Ia datang dari Allah" (Yoh 13:3), "turun dari surga" (Yoh 3:13; 6:33), "Ia datang sebagai manusia" (1 Yoh 4:2). Karena "Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya, sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran... Dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia" (Yoh 1:14.16).
| | 424. | Digerakkan oleh rahmat Roh Kudus dan ditarik oleh Bapa, kita percaya dan mengakui tentang Yesus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup" (Mat 16:16). Atas wadas iman ini, yang diakui santo Petrus, Kristus membangun Gereja-Nya Bdk. Mat 16:18; Leo Agung, serm. 4,3; 51,1; 62,2; 83,3.
| | 425. | Pentradisian iman Kristen pada tempat pertama terjadi oleh pewartaan tentang Yesus Kristus: Ia harus menghantar orang kepada iman terhadap-Nya. Sejak awal para murid pertama menyala-nyala karena kerinduan untuk mewartakan Kristus: "Tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar" (Kis 4:20). Dan mereka mengundang manusia dari segala zaman supaya mereka masuk ke dalam kegembiraan persatuan dengan Kristus:
"Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan, dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup - itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. Apa yang telah kami lihat dan yang kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya Yesus Kristus. Dan semuanya itu kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna" (1 Yoh 1:1-4).
| | 426. | "Dalam jantung katekese kita jumpai seorang pribadi yaitu pribadi Yesus dari Nazaret, Putera tunggal Bapa... yang menderita sengsara dan wafat demi kita dan yang sekarang, sesudah bangkit mulia, hidup beserta kita... Memberi katekese berarti menampilkan dalam pribadi Kristus seluruh rencana kekal Allah yang mencapai kepenuhannya dalam pribadi itu. Katekese mendalami arti kegiatan dan kata-kata Kristus, begitu pula tanda-tanda yang dikerjakan-Nya" (CT 5). Tujuan katekese "ialah menghubungkan manusia dengan Yesus Kristus; hanya Dialah yang dapat membimbing kita kepada cinta kasih Bapa dalam Roh, dan mengajak kita ikut serta menghayati hidup Tritunggal kudus" (CT 5).
| | 427. | "Yang diajarkan dalam katekese hanyalah Kristus, Sabda yang menjadi manusia, Putera Allah; segala sesuatu yang lain diajarkan dengan mengacu kepada-Nya. Dan hanya Kristus yang mengajar; setiap orang yang lain hanya sejauh ia melanjutkan kata-kata Kristus dan dengan demikian, memungkinkan Kristus mengajar melalui mulutnya... setiap katekis wajib berusaha, supaya melalui pengajaran serta tingkah lakunya menyampaikan ajaran dan kehidupan Yesus: 'Ajaran-Ku tidak berasal dari Diri-Ku sendiri, melainkan dari Dia, yang telah mengutus Aku' (Yoh 7:16)" (CT 6).
| | 428. | Yang mendapat tugas untuk "mengajar Kristus" harus lebih dahulu mencari "pengetahuan yang mengatasi segala sesuatu mengenai Yesus Kristus"; ia harus bersedia "melepaskan semuanya untuk memperoleh Kristus dan berada dalam Dia", untuk "mengenal Dia dan kekuasaan kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya", menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya "akhirnya sampai kepada kebangkitan dari antara orang mati" (Flp 3:8-11).
| | 429. | Pengetahuan penuh cinta terhadap Kristus ini membangkitkan kerinduan untuk mewartakan, untuk "mengevangelisasikan", dan untuk membimbing orang lain kepada iman kepada Yesus Kristus. Pada waktu yang sama dirasakan perlu untuk mengenal iman ini semakin baik. Dengan maksud ini dijelaskan seturut kerangka pengakuan iman lebih dahulu gelar kebesaran Yesus: Kristus, Putera Allah, Tuhan (artikel 2). Sesudah itu syahadat mengakui misteri pokok kehidupan Kristus: penjelmaan-Nya menjadi manusia (artikel 3), Paskah-Nya (artikel 4 dan 5) dan akhirnya kemuliaan-Nya (artikel 6 dan 7).
| | 430. | "Yesus" dalam bahasa Ibrani berarti "Allah membebaskan". Pada waktu menyampaikan pewartaan, malaikat Gabriel menamakan Dia Yesus, yang menandaskan sekaligus Siapa Dia dan untuk apa Ia diutus Bdk. Luk 1:31.. Karena tidak ada seorang pun dapat "mengampuni dosa selain Allah sendiri" (Mrk 2:7), maka Allah sendirilah yang "akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Mat 1:21) dalam Yesus, Putera-Nya yang abadi yang telah menjadi manusia. Jadi, dalam Yesus Allah menyimpulkan seluruh karya keselamatan-Nya untuk umat manusia.
| | 431. | Dalam sejarah keselamatan Allah tidak hanya membebaskan Israel dari "rumah perhambaan" (Ul 5:6), dengan menghantar mereka keluar dari Mesir. Ia juga membebaskan Israel dari dosanya. Karena dosa selalu merupakan penghinaan terhadap Tuhan Bdk. Mzm 51:6., maka hanya Ia sendiri yang dapat mengampuni dosa Bdk. Mzm 51:12.. Karena itu, Israel yang makin sadar akan penyebar-luasan dosa secara merata, hanya dapat menemukan keselamatan kalau ia menyerukan nama Allah Penebus Bdk. Mzm 79:9.
| | 432. | Nama Yesus mengatakan bahwa Allah hadir dalam Pribadi Putera-Nya Bdk. Kis 5:41; 3 Yoh 7.. Ia menjadi manusia supaya menebus semua orang dari dosa mereka secara definitif Yesus adalah nama ilahi, satu-satunya nama yang membawa keselamatan Bdk. Yoh 3:18; Kis 2:21.. Mulai sekarang semua orang dapat menyerukan nama-Nya, karena Yesus mempersatukan Diri dengan semua orang melalui penjelmaan-Nya menjadi manusia Bdk. Rrn 10:6-13., sehingga "di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Kis 4:12) Bdk. Kis 9:14; Yak 2:7.
| | 433. | Nama Allah Penebus diserukan demi penyilihan dosa Israel hanya satu kali setahun oleh imam agung, apabila ia memerciki batu penyilihan dalam ruangan maha kudus dengan darah binatang yang dikurbankan Bdk. Im 16:15-16; Sir 50:20; Ibr 9:7.. Batu penyilihan adalah tempat kehadiran Allah Bdk. Kel 25:22; Im 16:2; Bil 7:89; Ibr 9:5.. Kalau santo Paulus berkata tentang Yesus: "Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya" (Rm 3:25), maka dengan itu ia maksudkan bahwa dalam kodrat manusia-Nya ada "Allah yang mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus" (2 Kor 5:19).
| | 434. | Kebangkitan Yesus memuliakan nama Allah Pembebas Bdk. Yoh 12:28., karena mulai saat itu nama Yesus menyatakan secara penuh dan utuh kekuasaan agung dari "nama di atas segala nama" (Flp 2:9). Roh-roh jahat merasa takut akan nama-Nya Bdk. Kis 16:16-18, 19:13-16., dan murid-murid Yesus mengerjakan mukjizat dalam nama-Nya Bdk. Mrk 16:17., karena Ia akan memberikan kepada mereka segala sesuatu yang mereka minta kepada Bapa dalam nama-Nya Bdk. Yoh 15:16.
| | 435. | Nama Yesus adalah inti doa Kristen. Doa-doa liturgi ditutup dengan rumus "demi [Yesus] Kristus, [Putera-Mu], Tuhan kami...". "Salam Maria" berpuncak pada "terpujilah buah tubuhmu: Yesus". Doa batin Gereja Timur, yang dinamakan doa Yesus, mengatakan: "Tuhan Yesus Kristus, Putera Allah, kasihanilah aku orang berdosa". Banyak orang Kristen meninggal, seperti santa Jeanne d'Arc, dengan perkataan "Yesus" di bibir mereka.
| << >>
|