KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2801. | Kalau kita menamakan Allah Bapa "kita", kita mendasarkan diri atas perjanjian baru dalam Yesus Kristus, atas persekutuan dengan Tritunggal Mahakudus dan atas cinta ilahi, yang dengan perantaraan Gereja meluas ke seluruh bumi.
| | 2802. | Di "surga " tidak berarti tempat, tetapi keagungan Allah dan kehadiran-Nya di dalam hati orang-orang yang benar Surga, rumah Bapa, adalah tanah air yang sesungguhnya, kita mengejarnya dan sekarang kita sudah termasuk di dalamnya.
| | 2803. | Sesudah kita menempatkan diri di hadirat Allah, Bapa kita, untuk menyembah-Nya, mencintai-Nya dan memuji-Nya, Roh keputeraan melambungkan tujuh permohonan, tujuh pujian dari dalam hati kita. Tiga yang pertama lebih berhubungan dengan Allah dan menarik kita menuju kemuliaan Bapa; empat yang berikut bagaikan jalan menuju Allah dan menyerahkan kesusahan kita kepada rahmat-Nya. "Samudera raya berpanggil-panggilan dengan deru air terjun-Mu" (Mzm 42:8).
| | 2804. | Ketiga permohonan pertama membawa kita menuju Allah, demi diri-Nya sendiri; nama-Mu, Kerajaan-Mu dan kehendak-Mu. Adalah unsur hakiki dari cinta, bahwa ia lebih dulu ingat dia yang dicintai. Dalam setiap dari tiga permohonan itu kita tidak berbicara tentang diri sendiri, melainkan kita memberi diri ditangkap oleh "kerinduan yang membara" dan oleh "keprihatinan" Putera terkasih menyangkut kemuliaan Bapa-Nya Bdk. Luk 22:15; 12:50.: "dimuliakanlah ... datanglah ... jadilah... " Ketiga permohonan ini sudah dipenuhi dalam kurban Yesus, Penebus; tetapi sekarang, selama Allah belum jadi segalanya di dalam semua Bdk. 1 Kor 15:28., permohonan itu oleh harapan diarahkan kepada penyelesaian definitif.
| | 2805. | Permohonan-permohonan yang berikut berlangsung seturut arah beberapa epiklese Ekaristi; mereka mempersembahkan harapan kita dan menarik pandangan Bapa kerahiman atas dirinya. Mereka keluar dari kita dan menyangkut kita sekarang ini, di dunia ini: "berilah kami ... ampunilah kami ... janganlah masukkan kami ... bebaskanlah kami ... " Permohonan keempat dan kelima berhubungan dengan kehidupan kita: kita harus dikuatkan oleh makanan dan disembuhkan dari dosa. Dua permohonan terakhir menyangkut perjuangan doa: perjuangan kita demi kemenangan kehidupan.
| | 2806. | Oleh tiga permohonan pertama kita dikuatkan dalam iman, dipenuhi oleh harapan dan dinyalakan oleh cinta. Karena kita makhluk dan masih berdosa, kita juga harus berdoa untuk diri sendiri. Kita, yang takluk pada batas-batas dunia dan sejarah, menyerahkan diri kepada cinta Allah kita yang tidak terbatas. Karena melalui nama Kristus dan Kerajaan Roh-Nya, Bapa kita menyelesaikan rencana keselamatan-Nya untuk kita dan seluruh dunia.
| << >>
|