KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2658. | "Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita" (Rm 5:5). Doa, yang dibentuk oleh kehidupan liturgi, menimba segala-galanya dari cinta kasih, dengannya kita dicintai dalam Kristus. Ia membuat kita menjawab dengan mencinta, sebagaimana Ia mencintai kita. Cinta kasih adalah sumber utama bagi doa; siapa menimba darinya, mencapai puncak doa tertinggi:
"Aku mencintai Engkau, ya Allahku, dan kerinduanku satu-satunya ialah mencintai Engkau sampai hembusan napas terakhir hidupku. Aku mencintai Engkau, ya Allahku, yang patut dicintai tanpa batas, dan aku lebih suka mati dalam cinta kepada-Mu, daripada hidup tanpa cinta kepada-Mu. Aku mencintai Engkau, ya Tuhan, dan rahmat satu-satunya, yang aku mohon dari-Mu ialah rahmat supaya mencintai Engkau sampai kekal... Allahku, kalau lidahku tidak dapat mengatakan setiap saat bahwa aku mencintai Engkau, maka aku mau bahwa hatiku mengulanginya untuk-Mu sekian banyak kali, sebanyak aku bernapas" (Jean Marie Vianney, Doa).
| | 2659. | Kalau kita mendengar Sabda Tuhan dan mengambil bagian dalam misteri Paska, kita belajar berdoa pada waktu-waktu tertentu. Tetapi Roh-Nya dikaruniakan kepada kita setiap saat, dalam peristiwa-peristiwa setiap hari, sebagai sumber doa. Ajaran Yesus mengenai doa kepada Bapa kita dan mengenai penyelenggaraan Bdk. Mat 6:11.34. mengikuti garis pemikiran yang sama: Waktu terletak dalam tangan Bapa; kita menjumpai Dia hari ini, bukan kemarin atau esok, melainkan: "Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu" (Mzm 95:7- 8).
| | 2660. | Satu dari rahasia-rahasia Kerajaan Allah yang dinyatakan kepada "orang-orang kecil", pelayan-pelayan Kristus, orang-orang miskin menurut sabda bahagia, ialah berdoa dalam peristiwa-peristiwa setiap hari dan setiap saat. Adalah baik dan layak berdoa agar Kerajaan kebenaran dan perdamaian mempengaruhi perjalanan sejarah; juga penting, meresapi situasi-situasi biasa dan sehari-hari dengan bantuan doa. Semua bentuk doa dapat menjadi ragi, yang dengannya Tuhan membanding-bandingkan Kerajaan Allah Bdk. Luk 13:20-21.
| | 2661. | Melalui satu proses hidup, tradisi, Roh Kudus mengajar anak-anak Allah berdoa di dalam Gereja.
| | 2662. | Sabda Allah, liturgi Gereja, kebajikan-kebajikan iman, harapan, dan cinta kasih adalah sumber-sumber doa.
| | 2663. | Dalam tradisi doa yang hidup, tiap Gereja mempersembahkan kepada umat berimannya, sesuai dengan wawasan sejarah, masyarakat, dan kultur, satu bahasa doa: kata-kata, madah, sikap doa, dan lukisan. Magisterium GerejaBdk. DV 10. bertugas mencermati kesetiaan cara-cara doa ini pada iman apostolik asli; para pastor dan katekis harus menjelaskan artinya, yang selalu berhubungan dengan Yesus Kristus.
| | 2664. | Tidak ada jalan bagi doa Kristen selain Kristus. Doa kita hanya mendapat kesempatan masuk menuju Bapa, apabila kita berdoa "dalam nama Yesus", bersama-sama atau sendiri, secara lisan atau dalam batin. Kemanusiaan Yesus yang kudus adalah jalan dan melalui jalan itu Roh Kudus mengajar kita berdoa kepada Allah, Bapa kita.
| << >>
|