KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2519. | Kepada orang-orang yang murni hatinya sudah dijanjikan bahwa mereka akan memandang Tuhan dari muka ke muka dan akan menjadi serupa dengan Dia Bdk. 1 Kor 13:12; 1 Yoh 3:2.. Hati yang murni adalah prasyarat untuk memandang Allah. Sudah dalam masa kini ia memungkinkan kita untuk melihat kenyataan dalam terang Allah dan menerima orang lain sebagai "sesama". Ia menyanggupkan kita memandang tubuh manusia, tubuh kita sendiri, serta tubuh sesama sebagai kenisah Roh Kudus, jejak keindahan ilahi.
| | 2520. | Pembaptisan memberi kepada yang dibaptis rahmat pemurnian dari segala dosa. Tetapi selanjutnya orang yang dibaptis itu harus berjuang melawan keinginan daging dan hawa nafsu yang tidak teratur. Dengan rahmat Allah ia mampu untuk itu :
? oleh kebajikan dan anugerah kemurnian, karena kemurnian memungkinkan untuk mencintai dengan hati yang jujur dan tidak terbagi;
? oleh maksud yang jujur, yang melihat tujuan manusia yang sebenamya, karena yang sudah dibaptis mencari dengan mata yang bersahaja untuk mengetahui dan memenuhi kehendak Allah Bdk. Rm 12:2; Kol 1:10. di dalam segala-galanya.
? dengan cara melihat yang jujur secara lahir-batin, oleh pengendalian perasaan dan fantasi, oleh penolakan setiap kepuasan akan pikiran yang tidak senonoh, yang menyesatkan dari jalan hukum-hukum ilahi: "Pemandangan merangsang hawa nafsu pada orang bodoh" (Keb 15:5);
? oleh doa:
"Dulu aku sangka bahwa pantang adalah masalah kekuatan pribadi... karena dalam kebodohanku aku tidak tahu apa yang tertulis: bahwa tidak ada seorang pun dapat berpantang, kecuali Tuhan memberikan itu kepadanya. Engkau rela menganugerahkan itu kepadaku, kalau andaikata aku dengan kerinduan batin menyerang telinga-Mu dan dengan kepercayaan yang kokoh menyerahkan kepentingan saya kepada-Mu" (Agustinus, conf. 6,11,20).
| << >>
|