KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2015. | Jalan menuju kesempurnaan melewati salib. Tidak ada kekudusan tanpa pengurbanan diri dan perjuangan rohani Bdk. 2 Tim 4.. Kemajuan rohani menuntut askese dan penyangkalan diri yang tahap demi tahap mengantar kita untuk hidup dalam damai dan dalam kegembiraan sabda bahagia.
"Siapa yang naik, tidak pernah berhenti melangkah dari awal ke awal melalui awal-awal yang tak habis-habisnya. Siapa yang naik, tidak pernah berhenti merindukan apa yang sudah ia ketahui" (Gregorius dari Nisa, hom. in Cant. 8).
| | 2016. | Anak-anak ibu kita, Gereja kudus, mengharapkan rahmat ketekunan sampai akhir dan ganjaran oleh Allah, Bapa-Nya, atas pekerjaan baik yang mereka lakukan dalam persatuan dengan Yesus berkat rahmat-Nya Bdk. Konsili Trente: DS 1576.. Karena mereka berpegang pada peraturan hidup yang sama, umat beriman turut serta dalam "harapan yang membahagiakan" dari mereka, yang kerahiman ilahi kumpulkan dalam kota suci, "Yerusalem yang baru, yang turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya" (Why 21:2).
| << >>
|