KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 2014. | Kemajuan rohani mengusahakan suatu persatuan yang semakin erat dengan Kristus. Persatuan ini dinamakan "mistik", karena mengambil bagian dalam misteri Kristus melalui Sakramen-sakramen - "misteri-misteri kudus" - dan di dalam Kristus mengambil bagian dalam Tritunggal Mahakudus. Allah memanggil kita semua untuk persatuan yang erat dengan Dia. Rahmat-rahmat khusus atau tanda-tanda yang luar biasa dari kehidupan mistik ini hanya diberikan kepada beberapa orang tertentu, supaya menyatakan rahmat yang diberikan kepada kita semua.
| | 2015. | Jalan menuju kesempurnaan melewati salib. Tidak ada kekudusan tanpa pengurbanan diri dan perjuangan rohani Bdk. 2 Tim 4.. Kemajuan rohani menuntut askese dan penyangkalan diri yang tahap demi tahap mengantar kita untuk hidup dalam damai dan dalam kegembiraan sabda bahagia.
"Siapa yang naik, tidak pernah berhenti melangkah dari awal ke awal melalui awal-awal yang tak habis-habisnya. Siapa yang naik, tidak pernah berhenti merindukan apa yang sudah ia ketahui" (Gregorius dari Nisa, hom. in Cant. 8).
| | 2016. | Anak-anak ibu kita, Gereja kudus, mengharapkan rahmat ketekunan sampai akhir dan ganjaran oleh Allah, Bapa-Nya, atas pekerjaan baik yang mereka lakukan dalam persatuan dengan Yesus berkat rahmat-Nya Bdk. Konsili Trente: DS 1576.. Karena mereka berpegang pada peraturan hidup yang sama, umat beriman turut serta dalam "harapan yang membahagiakan" dari mereka, yang kerahiman ilahi kumpulkan dalam kota suci, "Yerusalem yang baru, yang turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya" (Why 21:2).
| | 2017. | Rahmat Roh Kudus memberi kepada kita kebenaran Allah. Roh mempersatukan kita dengan sengsara dan kebangkitan Kristus melalui iman dan Pembaptisan dan membuat kita mengambil bagian dalam kehidupan-Nya.
| | 2018. | Pembenaran sebagaimana juga pertobatan mempuhyai dua sisi. Di bawah desakan rahmat, manusia berpaling kepada Allah dan berpaling dari dosa; dengan demikian ia mendapat pengampunan dan kebenaran dari atas.
| | 2019. | Pembenaran terdiri dari pengampunan dosa, pengudusan, dan pembaharuan manusia batin.
| | 2020. | Pembenaran diperoleh bagi kita oleh sengsara Kristus dan diberikan kepada kita melalui Pembaptisan. Ia menjadikan kita serupa dengan keadilan Allah, yang membuat kita benar Tujuannya ialah kehormatan Allah dan Kristus dan anugerah kehidupan abadi. Ia adalah karya kerahiman Allah yang paling unggul.
| << >>
|