KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1835. | Kebijaksanaan memungkinkan budi yang praktis. supaya dalam semua situasi mengerti kebaikan yang benar dan memilih sarana yang tepat untuk melaksanakannya.
| | 1836. | Keadilan terdiri dari kehendak yang tetap dan teguh untuk memberi kepada Allah dan sesama, apa yang menjadi hak mereka.
| | 1837. | Keberanian menyanggupkan untuk mengejar kebaikan dengan teguh dan tabah dalam kesulitan.
| | 1838. | Penguasaan diri mengekang kecenderungan kepada kenikmatan jasmani dan membuat kita mempertahankan ukuran yang wajar dalam penggunaan benda-benda yang diciptakan.
| | 1839. | Kebajikan moral tumbuh oleh pendidikan, latihan, dan usaha yang tabah. Rahmat ilahi memurnikannya dan meningkatkannya.
| | 1840. | Kebajikan ilahi memungkinkan seorang Kristen, hidup dalam persekutuan dengan Tritunggal Mahakudus. Allah adalah awal, sebab, dan obyeknya. Allah sendiri, yang dalam iman dikenal dan diharapkan dan demi diri-Nya sendiri dikasihi.
| << >>
|