KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1721. | Allah memanggil kita ke dalam keberadaan, supaya kita mengenal Dia, melayani Dia, mengasihi Dia, dan dengan demikian masuk ke dalam Firdaus. Kebahagiaan membuat kita mengambil bagian "dalam kodrat ilahi" (2 Ptr 1:4) dan dalam kehidupan abadi Bdk. Yoh 17:3.. Dengannya manusia masuk ke dalam kemuliaan Kristus Bdk. Rm 8:18. dan ke dalam kesenangan kehidupan Tritunggal.
| | 1722. | Kebahagiaan semacam itu melampaui akal budi dan daya-daya manusia. Ia dianugerahkan oleh rahmat Allah. Karena itu, orang menamakannya adikodrati, seperti rahmat, yang mempersiapkan manusia untuk masuk ke dalam kegembiraan Allah.
"Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Dalam keagungan dan kemuliaan-Nya yang tak terkatakan, tidak ada seorang pun akan melihat Allah dan hidup karena Bapa tidak dapat dimengerti. Dalam cinta kasih-Nya, dalam keramahtamahan-Nya terhadap manusia dan kemahakuasaan-Nya, Ia berlangkah begitu jauh sehingga Ia memberi kepada mereka yang mencintai-Nya, hak istimewa untuk memandang Allah... Karena, apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah" (Ireneus, haer. 4,20,5).
| << >>
|