KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1709. | Siapa yang percaya kepada Kristus menjadi anak Allah. Pengangkatan sebagai anak ini membaharui manusia dan membuatnya mengikuti contoh Kristus. Ia memungkinkannya untuk bertindak secara tepat dan melakukan yang baik. Dalam persatuan dengan Penebusnya, murid sampai kepada kesempurnaan cinta, kepada kekudusan. Kehidupan susiIa yang dimatangkan dalam rahmat, berkembang dalam kemuliaan surgawi menuju kehidupan abadi.
| | 1710. | Kristus "sepenuhnya menampilkan manusia bagi manusia, dan membeberkan kepadanya panggilannya yang amat luhur" (GS 22,1).
| | 1711. | Manusia itu sejak pembuahannya diarahkan kepada Allah dan ditentukan untuk kebahagiaan abadi, karena ia dilengkapi dengan jiwa rohani, akal budi, dan kehendak. Ia mengusahakan kesempurnaannya dalam "mencari dan mencintai yang benar dan yang baik" (GS 15,2).
| | 1712. | Kebebasan yang benar adalah "lambang yang unggul citra ilahi di dalam manusia" (GS 17).
| | 1713. | Manusia wajib mematuhi hukum kesusilaan kodrati yang mendorongnya "untuk mencintai serta melakukan yang baik dan mengelakkan yang jahat" (GS 16). Hukum ini bergema dalam hati nuraninya.
| | 1714. | Manusia yang dalam kodratnya telah dilukai oleh dosa asal, dapat keliru dan dalam melaksanakan kebebasannya telah condong kepada yang jahat.
| << >>
|