Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

Katekismus Gereja Katolik
Katekismus Gereja Katolik
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam KGK
www.imankatolik.or.id
Nomor:
masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Kata:
masukkan kata yang akan dicari untuk
menunjukkan no. katekismus

1402.Di dalam satu doa tua Gereja memuji misteri Ekaristi: "0 perjamuan kudus, di mana Kristus adalah santapan kita; kenangan akan sengsara-Nya, kepenuhan rahmat, jaminan kemuliaan yang akan datang". Karena Ekaristi adalah upacara peringatan Paska Tuhan, dan karena kita, oleh "keikutsertaan kita pada altar... dipenuhi dengan semua rahmat dan berkat surgawi" (MR, Doa Syukur Agung Romawi 96), maka Ekaristi adalah juga antisipasi kemuliaan surgawi.

1403.Pada perjamuan malam terakhir Tuhan mengarahkan perhatian murid-murid-Nya kepada penyempurnaan Paska dalam Kerajaan Allah: "Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku" (Mat 26:29) Bdk. Luk 22:18; Mrk 14:25.. Setiap kali, apabila Gereja merayakan Ekaristi, ia ingat akan perjanjian ini dan mengarahkan pandangannya kepada Dia, "yang akan datang" (Why 1:4). Dalam doanya ia memohon kedatangan-Nya: "Marana tha" (1 Kor 16:22). "Datanglah, Tuhan Yesus" (Why 22:20). "Datanglah rahmat-Mu dan lenyaplah dunia ini" (Didache 10,6).

1404.Gereja tahu bahwa dalam Ekaristi, Tuhan sekarang ini sudah datang dan berada di tengah kita. Tetapi kehadiran-Nya ini terselubung. Karena itu kita merayakan Ekaristi, sambil "mengharapkan kedatangan penyelamat kita Yesus Kristus" (MR, Embolisme sesudah Bapa kami) Bdk. Tit 2:13., dan berdoa: "biarkanlah kami juga, seperti yang Engkau janjikan, duduk di meja dalam kerajaan-Mu. Pada waktu itulah Engkau akan menghapus setiap tetes air mata kesedihan. Karena dengan memandang Dikau, ya Bapa, kami pun akan menyerupai Engkau sepanjang masa. Dan tak henti-hentinya kami memuji Dikau bersama Kristus, Tuhan kami" (MR Doa Syukur Agung III, 116: doa untuk orang yang mati).

1405.Ekaristi adalah jaminan yang paling aman dan tanda yang paling jelas bahwa harapan besar akan surga baru dan dunia baru, di mana terdapat keadilan, Bdk. 2 Ptr 3:13. akan terpenuhi. Setiap kali misteri ini dirayakan, "terlaksanalah karya penebusan kita" (LG 3) dan kita memecahkan "satu roti..., obat kebakaan, penangkal racun, sehingga orang tidak mati, tetapi hidup selama-lamanya dalam Yesus Kristus" (Ignasius dari Antiokia, Eph. 20,2).

1406.Yesus bersabda: "Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya... Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal... ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia " (Yoh 6:51. 54. 56).

1407.Ekaristi adalah pusat dan puncak kehidupan Gereja. Lewat Ekaristi Kristus mengikutsertakan Gereja-Nya dan semua anggota-Nya di dalam kurban pujian dan syukur yang Ia persembahkan di salib kepada Bapa-Nya satu kali untuk selama-lamanya. Melalui kurban ini Ia mengalirkan rahmat keselamatan kepada tubuh-Nya yaitu Gereja.

1408.Dalam perayaan Ekaristi selalu termasuk: pewartaan Sabda Allah, ucapan syukur kepada Allah Bapa untuk segala kebaikan-Nya terutama bahwa Ia menyerahkan Putera-Nya; perubahan roti dan anggur dan keikutsertaan dalam perjamuan liturgi oleh penerimaan tubuh dan darah Tuhan. Unsur-unsur ini membentuk satu perayaan ibadat yang integral.

1409.Ekaristi adalah upacara peringatan akan Paska Kristus, artinya karya penyelamatan yang telah dilaksanakan oleh kehidupan, kematian, dan kebangkitan Kristus. Karya ini dihadirkan di dalam kegiatan liturgi.

1410.Kristus sendiri, Imam Agung abadi Perjanjian Baru, mempersembahkan kurban Ekaristi melalui pelayanan imam. Demikian juga Kristus sendirilah menjadi bahan persembahan dalam kurban Ekaristi. Ia sendiri sungguh hadir dalam rupa roti dan anggur.

<<   >>