KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 1291. | Satu kebiasaan Gereja Roma - satu pengurapan dengan krisma kudus sesudah Pembaptisan yang diberikan sebanyak dua kali - mendukung pengembangan praktik Barat. Pengurapan pertama untuk yang baru dibaptis dilakukan oleh imam langsung sesudah Pembaptisan dan kemudian dilengkapi dengan urapan kedua, pada waktu mana Uskup mengurapi dahi setiap orang yang baru dibaptis Bdk. Hipolit.trad.ap.21.. Pengurapan pertama dengan krisma yang dilakukan imam tetap dipertahankan dalam ritus Pembaptisan; itu menandakan keikutsertaan orang yang dibaptis dalam martabat Kristus sebagai nabi, imam, dan raja. Kalau Pembaptisan diberikan kepada seorang dewasa, maka sesudah Pembaptisan hanya ada satu urapan saja: Penguatan.
| | 1292. | Praktik Gereja Timur terutama menyatakan kesatuan inisiasi Kristen; sedangkan praktik Gereja Latin menyatakan persekutuan warga Kristen baru dengan Uskupnya, sebagai orang yang menjamin kesatuan Gerejanya, katolisitasnya dan apostolisitasnya, dan dengan demikian juga hubungan dengan asal-usul apostolik Gereja Kristus.
| << >>
|