KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 517. | Seluruh kehidupan Kristus adalah misteri penebusan. Penebusan kita peroleh terutama melalui darah yang tertumpah di salib Bdk. Ef 1:7;Kol 1:13-14;1 Ptr 1:18-19., tetapi misteri ini bekerja dalam seluruh kehidupan Yesus; sejak penjelmaan-Nya menjadi manusia, dalamnya Ia menjadi miskin, untak memperkaya kita melalui kemiskinan-Nya Bdk. 2 Kor 8:9.; dalam kehidupan-Nya yang tersembunyi, yang menyilih ketidak-taatan kita dengan ketaatan-Nya Bdk. Luk 2:51.; dalam tutur kata-Nya, yang memurnikan para pendengar-Nya Bdk. Yes 53:4.; dalam penyembuhan-Nya dan pengusiran setan, dalamnya "Ia memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita" (Mat 8:17) ; dalam kebangkitan-Nya, yang olehnya kita dibenarkan Bdk. Rm 4:25.
| | 518. | Seluruh kehidupan Kristus adalah misteri pengumpulan baru dari segalanya di bawah satu Kepala. Segala sesuatu yang telah dikerjakan, dikatakan dan diderita Yesus, bermaksud menempatkan kembali manusia yang sudah jatuh ke dalam panggilannya yang asli:
"Dengan menjadi manusia oleh inkarnasi, Ia merangkumkan dalam diri-Nya perkembangan manusia yang begitu lama dan menganugerahkan di dalam rangkuman ini keselamatan untuk kita, supaya kita menerima kembali dalam Kristus Yesus keberadaan kita menurut gambar dan rupa Allah, yang telah kita hilangkan dalam Adam" (Ireneus. haer. 3,18,1). "Karena itu, Yesus melewati setiap tangga usia, supaya memperbaiki lagi untuk semua orang persekutuan dengan Allah" (haer. 3,18,7) Bdk. haer. 2,22,4.
| | 519. | Seluruh "kekayaan Kristus harus tersedia bagi setiap orang dan harus menjadi milik setiap orang" (RH 11). Kristus tidak menghidupi kehidupan-Nya untuk Diri tetapi untuk kita - sejak inkarnasi-Nya "untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita" sampai pada kematian-Nya "untuk dosa-dosa" kita (1 Kor 15:3) dan kebangkitan-Nya "demi pembenaran kita" (Rm 4:25). Sekarang pun Ia adalah "pengantara kita pada Bapa" (1 Yoh 2:1), "karena Ia hidup senantiasa untuk menjadi pengantara kita" (Ibr 7:25). Dengan segala sesuatu yang Ia hidupi dan derita satu kali untuk selamanya bagi semua kita, sekarang ini Ia berada untuk selamanya "di depan hadirat Allah guna kepentingan kita" (Ibr 9: 24).
| << >>
|