KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 433. | Nama Allah Penebus diserukan demi penyilihan dosa Israel hanya satu kali setahun oleh imam agung, apabila ia memerciki batu penyilihan dalam ruangan maha kudus dengan darah binatang yang dikurbankan Bdk. Im 16:15-16; Sir 50:20; Ibr 9:7.. Batu penyilihan adalah tempat kehadiran Allah Bdk. Kel 25:22; Im 16:2; Bil 7:89; Ibr 9:5.. Kalau santo Paulus berkata tentang Yesus: "Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya" (Rm 3:25), maka dengan itu ia maksudkan bahwa dalam kodrat manusia-Nya ada "Allah yang mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus" (2 Kor 5:19).
| | 434. | Kebangkitan Yesus memuliakan nama Allah Pembebas Bdk. Yoh 12:28., karena mulai saat itu nama Yesus menyatakan secara penuh dan utuh kekuasaan agung dari "nama di atas segala nama" (Flp 2:9). Roh-roh jahat merasa takut akan nama-Nya Bdk. Kis 16:16-18, 19:13-16., dan murid-murid Yesus mengerjakan mukjizat dalam nama-Nya Bdk. Mrk 16:17., karena Ia akan memberikan kepada mereka segala sesuatu yang mereka minta kepada Bapa dalam nama-Nya Bdk. Yoh 15:16.
| | 435. | Nama Yesus adalah inti doa Kristen. Doa-doa liturgi ditutup dengan rumus "demi [Yesus] Kristus, [Putera-Mu], Tuhan kami...". "Salam Maria" berpuncak pada "terpujilah buah tubuhmu: Yesus". Doa batin Gereja Timur, yang dinamakan doa Yesus, mengatakan: "Tuhan Yesus Kristus, Putera Allah, kasihanilah aku orang berdosa". Banyak orang Kristen meninggal, seperti santa Jeanne d'Arc, dengan perkataan "Yesus" di bibir mereka.
| << >>
|