KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 29. | Namun "hubungan kehidupan yang mesra dengan Allah ini" (GS 19,1) dapat dilupakan oleh manusia, disalah-artikan, malahan ditolak dengan tegas. Sikap yang demikian itu dapat mempunyai sebab yang berbeda-beda Bdk. GS 19-21.: protes terhadap kejahatan di dunia, ketidakpahaman religius atau sikap tidak peduli, kesusahan duniawi dan kekayaan Bdk. Mat 13:22., contoh hidup yang buruk dari para beriman, aliran berpikir yang bermusuhan dengan agama, dan akhirnya kesombongan manusia berdosa untuk menyembunyikan diri karena takut akan Tuhan Bdk. Kej 3:8-10. dan melarikan diri dari Tuhan yang memanggil Bdk. Yun 1:3..
| | 30. | "Semua yang mencari Tuhan, hendaklah bergembira" (Mzm 105:3). Biarpun manusia melupakan atau menolak Tuhan, namun Tuhan tidak berhenti memanggil kembali setiap manusia, supaya ia mencari-Nya serta hidup dan menemukan kebahagiaannya. Tetapi pencarian itu menuntut dari manusia seluruh usaha berpikir dan penyesuaian kehendak yang tepat, "hati yang tulus", dan juga kesaksian orang lain yang mengajar kepadanya untuk mencari Tuhan.
"Ya Allah, agunglah Engkau dan patut dipuji: kekuatan-Mu besar dan kebijaksanaan-Mu tanpa batas. Manusia yang sendiri satu bagian dari ciptaan-Mu, ingin meluhurkan Dikau. Betapapun ia berdosa dan dapat mati, namun ia ingin memuji Dikau karena ia adalah satu bagian dari ciptaan-Mu. Untuk itu, Engkau menanamkan hasrat di dalam kami karena Engkau telah menciptakan kami menurut citra-Mu sendiri. Hati kami tetap tidak tenang sampai ia menemukan ketenteraman di dalam Engkau" (Agustinus, conf. 1,1,1).
| << >>
|