KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 171. | Sebagai "tiang dan dasar kebenaran" (1 Tim 3:15), Gereja menyimpan dengan setia "iman yang sudah satu kali diberikan Allah untuk selama-lamanya kepada umatnya" (Yud 3). Ia menyimpan kata-kata Kristus dalam ingatannya; ia meneruskan pengakuan iman para Rasul dari generasi ke generasi. Sebagai seorang ibu yang mengajarkan anak-anaknya berbicara dan dengan demikian juga mengerti dan hidup bersama, Gereja, ibu kita, mengajarkan bahasa iman kepada kita supaya menghantar kita masuk ke dalam pengertian dan kehidupan iman.
| | 172. | Melalui wahyu-Nya, "Allah yang tidak kelihatan (lih. Kol 1:15; 1 Tim 1:17) dari kelimpahan cinta kasih-Nya menyapa manusia sebagai sahabat-sahabat-Nya (lih. Kel 33:11; Yoh 15:14-15), dan bergaul dengan mereka (lih. Bar 3:38), untuk mengundang mereka ke dalam persekutuan dengan diri-Nya dan menyambut mereka di dalamnya" (DV 2). Jawaban yang pantas untuk undangan itu ialah iman.Sejak berabad-abad Gereja mengakui di dalam sekian banyak bahasa, kebudayaan, bangsa, dan negara imannya yang satu-satunya, yang diterimanya dari Tuhan yang satu, yang diteruskannya oleh Pembaptisan yang satu, yang berakar dalam keyakinan bahwa semua manusia hanya mempunyai satu Allah dan Bapa Bdk. Ef 4:4-6.. Santo Ireneus dari Lyon, seorang saksi iman itu, menerangkan:
| << >>
|