KITAB SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja Katolik |
|
|
Katekismus Gereja Katolik
| 151. | Untuk seorang Kristen, iman akan Allah berhubungan erat dengan iman akan Dia, yang diutus-Nya, "Putera-Nya terkasih", yang berkenan kepada-Nya (Mrk 1:11) dan Dia yang harus kita dengarkan Bdk. Mrk 9:7.. Tuhan sendiri berkata kepada murid-murid-Nya: "Percayalah kepada Allah dan percayalah kepada-Ku juga" (Yoh 14:1). Kita dapat percaya kepada Yesus Kristus karena Ia sendiri Allah, Sabda yang menjadi manusia: "Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya" (Yoh 1:18). Karena Ia sudah "melihat Bapa" (Yoh 6:46), Ia adalah satu-satunya yang mengenal Bapa dan dapat mewahyukan-Nya Bdk. Mat 11:27.
| | 152. | Orang tidak dapat percaya akan Yesus Kristus, tanpa berpartisipasi pada Roh-Nya: Roh Kudus menyatakan kepada manusia, siapa Yesus. "Tidak seorang pun dapat mengaku: 'Yesus adalah Tuhan' selain oleh Roh Kudus" (1 Kor 12:3). "Roh Allah itu menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah... Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah" (1 Kor 2:10-11). Hanya Allah yang mengenal Allah secara menyeluruh. Kita percaya akan Roh Kudus karena Ia Allah.Gereja mengakui tanpa henti-hentinya imannya akan satu Allah, Bapa, Putera dan Roh Kudus.
| << >>
|