Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901

Partner Link Website
Keuskupan, Paroki & Gereja

Partner Link Website Katolik & Umum

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

RABU ABU/C/2013

Yl 2:12-18   2 Kor 5:20-6:2   Mat 6:1-6. 16-18

PENGANTAR

Dalam Bacaan I Yoel menyampaikan firman Tuhan: “Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu”. Sekarang ini tidak ada pertobatan menyeluruh bagi segenap bangsa seperti di zaman para nabi, seperti di Nineve, di mana seluruh rakyat, termasuk raja, orang tua maupun anak, bahkan sampai ternaknyapun serentak bertobat, berbalik kepada Tuhan. Hari ini, Rabu Abu, kita segenap umat memasuki masa puasa dan pantang, masa Prapaskah untuk bertobat. Dalam upacara penerimaan abu di atas dahi kita akan diucapkan kata-kata: “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” atau “Ingatlah, kita ini abu dan akan kembali menjadi abu”. Marilah dalam masa puasa ini kita mengakui kemiskinan diri kita di hadapan Allah. Sebab “Allah adalah pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia”.

HOMILI
Sikap dasar yang harus kita miliki di depan Tuhan adalah mengakui kemiskinan diri kita sebagai makhluk-Nya. Kita tergantung sepenuhnya dari Allah: hidup kita, kesehatan kita, kesejahteraan kita. Dan kita adalah makhluk berdosa, yang mohon ampun dan membutuhkan pendamaian, yang harus kita siapkan dengan doa, puasa dan matiraga selama masa Prapaskah ini.

Tuhan sungguh mahabaik dan pasti akan mengampuni, namun Tuhan juga menetapkan bahwa kita akan diampuni, apabila kita juga mengampuni sesama. Kita dalam hidup sehari-hari akan diberi damai, apabila kita saling memberi damai! Dimulai dalam keluarga, kawan sahabat dan orang yang kita jumpai setiap hari. Kita akan menerima pengampunan, kalau kita mau mengampuni musuh kita, orang yang membenci kita, orang yang menjadi batu sandungan bagi kita.

Selanjutnya doa dan permohonan kita akan dikabulkan, kalau kita juga ikut ingat dan prihatin terhadap permohonan-permohonan saudara-saudara kita yang menderita, yang sengsara, yang minta bantuan, ditindas, minta pembebasan atau keringanan beban. Kita harus tanggap terhadap banyak orang yang banyak mengharapkan dari kita juga.

Selama masa puasa dan pantang kita memberi derma, berbuat amal. Kita harus selalu ingat bahwa apa yang kita miliki adalah pemberian Tuhan, dikurniakan kepada kita oleh Allah Bapa di surga, untuk juga dibagikan kepada sesama kita menurut kebutuhan. Kita bukan hanya memberi derma dengan membagi harta, uang, kekayaan, tetapi juga waktu, keramahtamahan, bakat, kemampuan, keterampilan dan banyak lainnya. Di samping itu kita juga dapat membagi harta rohani: saling mendoakan, mengasihi, mengampuni, bersikap sabar dan rela berkorban. Bahkan kita dapat memberi sumbangan dari kemiskinan kita: menderita sakit, kemiskinan, masalah berat, dan sebagainya, - semua itu kita sebagai anggota Satu Tubuh yang juga menderita: TUBUH KRISTUS PENEBUS KITA.

Paulus mengingatkan kita, bahwa Kristus tidak berdosa, tetapi dijadikan dosa. Kita manusialah yang berdosa, tetapi tak dapat berbuat apa-apa untuk menebus dosa kita. Yesus Kristuslah yang menyelamatkan kita. Marilah selama masa Prapaskah kita makin menyadari betapa besar kasih Kristus kepada kita, dan betapa besar pula kesediaan kita untuk membalas kasih-Nya itu!                                                   

Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

 

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/