Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901

Partner Link Website
Keuskupan, Paroki & Gereja

Partner Link Website Katolik & Umum

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS B/2012

Hos 11:1.3-4.8c-9   Ef 3:8-12.14-19   Yoh 19:31-37

Pengantar
          Kata Hati Yesus adalah suatu istilah kiasan manusiawi yang dipakai dlm bahasa iman, untuk mengungkapkan kepada kita betapa besar dan total kasih Yesus kepada kita manusia. Sebab hati dilihat sebagai pusat pribadi manusia, sebagai sumber kekuatan dalam diri manusia. Maka untuk menggambarkan keadaan pribadi seseorang, timbullah kata-kata: lembut hati, murah hati, rendah hati, suara hati, namun juga dingin hati, keras hati, malahan Yesus mengatakan: “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah” (Mat 5:8). Hari ini kita merayakan Hati Yesus yang mahakudus.

Homili
          Untuk menggambarkan Pribadi Yesus yang mahakudus, kita melihat gambar Yesus dengan lukisan hati pada dada-Nya. Dalam gambar itu mau diungkapkan betapa besar, betapa  berkobar, tetapi terutama betapa lembah lembut, penuh belaskasihan Tuhan kepada kita. Betapa besar pun dosa kita, Tuhan akan melupakannya dan justru mendampingi dan memperkuat kita untuk hidup sebagai manusia baru!

          Dalam suratnya kpd umat di Efese Paulus mengajak kita untuk sungguh-sungguh mengenal Kristus yang mengasihi kita: “Aku berdoa su-paya kamu bersama dengabna semua orang kudus dapat memahami betapa lebar dan panjangnya, dan betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus juga supaya kamu dapat mengenal kasih Kristu itu, sekalipun melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah”. Paulus mau menerangkan kepada kita, bahwa kasih Allah memang tanpa batas! Maka hidup sebagai orang kristen sejati adalah suatu hidup,yang berlandasan pada keyakinan yang mendalam akan kasih Allah yang melimpah!

Dan dalam Injil hari ini menunjukkan, bahwa  lambung Yesus yang ditikam dengan tombak oleh serdadu Romawi menggambarkan betapa lebar dan panjang, betapa tinggi dan dalam, - pendek kata begitu utuh! -, kasih yang total kepada kita manusia. Darah Yesus itu adalah lambang sekaligus kenyataan kesediaan pengorbanan diri-Nya, sedangkan air melambangkan pengudusan/penyucian diri kita di depan Allah.

Apa makna pesan Hari Raya Hati Yesus Mahakudus bagi kita yang akan aktual dan mutlak perlu dihayati? Kita diajak belajar mengasihi, mencintai sesama sepenuhnya, seperti dilakukan oleh Kristus yang kita imani! Bila kita ingin dan sungguh bertekad untuk mengasihi sesama, kita harus sanggup dan bersedia untuk berkorban! Tiada kasih sejati tanpa korban. Sebaliknya, pengurbanan yang tulus akan berdaya menguduskan diri kita sendiri, dan juga menguduskan orang yang kita kasihi. Memang di kayu salib lambung Yesus ditikam, dilukai, tetapi hati-Nya yang sejati, yakni kasih-Nya tidak akan pernah terluka! Sebab di dalam lubuk hati Yesus itu tersimpanlah ketulusan, kesungguhan, kesejatian kasih-Nya.

Marilah kita bergembira, bahwa kita percaya kepada Yesus, karena Ia sungguh memiliki Hati Yang Kudus. Kalau kita kadang-kadang atau kerapkali kurang membuktikan mengasihi Dia dan orang-orang sesama kita, yang dikasihi-Nya, Ia tetap mengasihi kita. Seperti diajarkan dan terutama dilakukan oleh Yesus sendiri, marilah kita mohon kepada Hati Kudus Yesus, agar kita juga selalu bersedia memper-hati-kan sesama kita, sebab Yesus selalu menaruh hati-Nya kepada semua orang. Justru kepada orang yang lemah dan membutuhkannya. Khususnya kita sebagai umat pengikut KIristus yang setia, baik dalam keluarga, komunitas, lingkungan dan medan hidup serta karya, marilah kita berusaha memiliki dan menghayati hati kasih kudus dalam sikap, bergaul dan bertindak satu terhadap yang lain.

Sungguh bertentangan dengan makna ibadat dan penghormatan kita kepada Hati Yesus Yang Mahakudus, apabila dalam hidup sehari-hari  kita justru bersikap dan berbuat dengan hati dengki dan dendam kepada Yesus yang hidup dalam diri sesame kita.

Jakarta, 15 Juni 2012

Mgr. F.X. Hadisumarta O.Carm.

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/