Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Dokumen:
Nomor:
masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak)
Dokumen:
Kata:
masukkan kata yang akan dicari (catatan kaki lihat versi Cetak)

321.Mengingat hakikatnya sebagai tanda, bahan untuk perayaan Ekaristi hendaknya sungguh-sungguh kelihatan sebagai makanan. Oleh karena itu, hendaknya roti Ekaristi, biarpun berbentuk hosti, dibuat sedemikian rupa, sehingga sungguh-sungguh dapat dipecah-pecah oleh imam, dan bagian-bagian itu diberikan juga setidaknya kepada beberapa orang beriman. Namun, hal ini tidak berarti bahwa hosti-hosti kecil harus ditiadakan, sebab hosti-hosti kecil tetap berguna karena banyaknya jumlah orang yang menyambut Tubuh Kristus atau karena alasan pastoral lain. Di zaman para rasul perayaan Ekaristi disebut Pemecahan Roti, sebab kegiatan pemecahan roti itu melambangkan dengan jelas dan nyata, bahwa semua bersatu dalam satu roti. Selain itu dilambangkan juga cinta persaudaraan, sebab roti yang satu dan sama itu dipecah-pecah dan dibagikan diantara saudara-saudara seiman.

322.Anggur untuk perayaan Ekaristi harus berasal dari buah pohon anggur ( bdk.Luk 22:18). Anggur itu harus asli dan murni, yaitu tanpa campuran dengan bahan lain.

323.Hendaknya diperhatikan secara khusus, agar roti dan anggur untuk perayaan Ekaristi itu selalau dalam keadaan baik, artinya anggur jangan sampai menjadi masam, dan roti jangan menjadi busuk atau sangat keras, sehingga sukar dipecah-pecahkan.

324.Jika seorang imam, sesudah konsekrasi atau waktu komuni, mengetahui bahwa yang ada dalam piala itu bukan anggur melainkan air, maka air itu harus dituangkan ke suatu wadah. Kemudian, piala diisi dengan anggur dan air. Lalu imam mengulangi kata-kata konsekrasi untuk anggur. Kata-kata konsekrasi untuk roti tidak perlu diulangi.

<<   >>