Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 249. | Jika, dalam konselebrasi, komuni-dua-rupa dilaksanakan dengan mencelupkan hosti ke dalam piala, maka selebran utama menyambut Tubuh dan Darah Kristus seperti biasa. Tetapi ia hendaknya memperhatikan, agar dalam piala itu ada cukup banyak anggur untuk komuni para konselebran. Diakon atau salah seorang konselebran meletakkan piala di tengah atau di sisi altar di atas sebuah korporale. Patena dengan hosti-hosti ditempatkan di samping piala. Kemudian para konselebran maju ke altar satu per satu, berlutut, lalu mengambil hosti dan mencelupkannya sedikit ke dalam piala. Dengan tangan kiri mereka memegang patena di bawah hosti, dan menyambut. Sesudah menyambut, mereka kembali ke tempat duduk masing-masing. Diakon juga menyambut dengan mencelupkan hosti ke dalam piala. Salah seorang konselebran berkata: Tubuh dan Darah Kristus. Diakon menjawab : Amin, lalu meyambut. Kemudian, diakon minum seluruh Darah Kristus yang tersisa, kalau perlu dibantu oleh beberapa konselebran. Lalu ia membawa piala itu ke meja-samping. Di sana ia atau akolit yang sudah dilantik membersihkan dan mengeringkan piala itu, lalu merapikannya kembali seperti biasa. |
| 250. | Semua hal lain sampai akhir Misa biasanya dilaksanakan oleh selebran utama sendiri ( bdk.166-169 ). Para konselebran tetap pada tempat masing-masing . |
| 251. | Sebelum meninggalkan panti imam, semua konselebran membungkuk khidmat ke arah altar, tetapi, seturut ketentuan, hanya selebran utama yang menghormati altar dengan menciumnya. |
| 252. | Untuk Misa yang dirayakan oleh seorang imam dan dilayani hanya oleh seorang pelayan, diikuti Tata Perayaan Ekaristi dengan jemaat (bdk.no,120-169). Dalam hal ini pelayan mengambil alih semua bagian umat. |