Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 177. | Sesudah doa umat dibuka oleh imam, diakon membawakan ujud-ujud doa umat dari mimbar, sesuai dengan ketentuan. |
| 178. | Sesudah doa umat selesai, waktu persiapan persembahan, imam tetap duduk di kursinya. Diakon menyiapkan altar dibantu oleh akolit; tetapi pengaturan bejana-bejana kudus dilaksanakan oleh diakon sendiri. Waktu imam menerima bahan persembahan umat,diakon juga membantunya. Kemudian ia menyerahkan kepada imam patena dengan roti yang akan dikonsekrasikan. Sesudah itu diakon menuangkan anggur dan sedikit air ke dalam piala, sambil berkata dalam hati: Sebagaimana dilambangkan?, lalu menyerahkannya kepada imam. Namun dapat juga diakon menyiapkan piala, yaitu mengisinya dengan anggur dan air, pada meja samping. Bila dipakai dupa , diakon mendampingi imam waktu mendupai bahan persembahan, salib dan altar. Kemudian ia atau akolit mendupai imam dan umat. |
| 179. | Selama Doa Syukur Agung diakon berdiri di samping imam, sedikit dibelakangnya, sehingga kalau perlu ia dapat membantu melayani piala dan Misale. Mulai dari epiklesis sampai saat imam memperlihatkan piala kepada umat sesudah konsekrasi, seturut ketentuan, diakon berlutut. Kalau ada beberapa diakon, pada saat konsekrasi, salah satu dapat mengisi pedupaan dan mendupai hosti serta piala pada saat diperlihatkan kepada umat. |
| 180. | Waktu doksologi pada akhir Doa Syukur Agung diakon berdiri disamping imam. Ia mengangkat piala, sementara imam mengangkat patena dengan hosti, sampai umat selesai melambungkan aklamasi Amin meriah. |