Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 149. | Imam melanjutkan Doa Syukur Agung dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang terdapat pada masing-masing Doa Syukur Agung. Bila seorang uskup memimpin perayaan Ekaristi di wilayah keuskupannya, sesudah kata-kata Bapa Suci?atau yang senada, ia menambahkan : Saya,hamba-Mu yang hina ini. Tetapi, kalau ia memimpin perayaan Ekaristi diluar keuskupannya, sesudah kata-kata Bapa Suci?atau yang senada, ia menambahkan saya, hamba-Mu yang hina ini, dan saudara saya?, uskup Gereja?ini. Dalam setiap perayaan Ekaristi, uskup diosesan atau pejabat Gereja yang menurut hukum sederajat dengannya harus disebut sebagai berikut: Bapa Suci.., uskup kami? (atau Vikaris, Prelat, Prefek, Abbas kami?). Dalam Doa Syukur Agung boleh juga disebut uskup koajutor dan uskup pembantu, tetapi tidak uskup luar keuskupan yang kebetulan hadir dalam perayaan Ekaristi. Kalau harus disebut beberapa nama, penyebutannya dilakukan secara kolektif : Uskup kami?dan para uskup pembantunya. Semua rumusan itu hendaknya digubah dengan saksama supaya cocok untuk masing-masing Doa Syukur Agung. |
| 150. | Bila dianggap perlu, sesaat sebelum konsekrasi, putra altar dapat membunyikan bel sebagai tanda bagi umat. Demikian pula sesuai dengan kebiasaan setempat,pelayan dapat membunyikan bel pada saat hosti dan piala diperlihatkan kepada umat sesudah konsekrasi masing-masing. Kalau dipakai pedupaan seorang pelayan mendupai roti/piala pada saat diperlihatkan kepada umat sesudah konsekrasi masing-masing. |
| 151. | Sesudah konsekrari, setelah imam berkata Agunglah misteri iman kita, umat melagukan atau melambungkan salah satu aklamasi anamnesis yang dipilih dari rumus-rumus yang tersedia. Pada akhir Doa Syukur Agung, imam mengambil piala dan patena dengan hosti diatasnya dan mengangkatnya sambil melagukan atau mengucapkan doksologi dengan pengantaraan Kristus, Umat menanggapi doksologi ini dengan aklamasi Amin. Kemudian imam meletakkan piala dan patena diatas korporale. |
| 152. | Sesudah Doa Syukur Agung selesai, dengan tangan terkatup imam mengucapkan pengantar doa Bapa Kami. Kemudian, sambil merentangkan tangan imam melambungkan doa Bapa Kami bersama dengan umat. |