Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 133. | Jika Kitab Injil terletak di atas altar, sekarang imam mengambilnya dan membawanya ke mimbar, dengan sedikit diangkat. Waktu pergi ke mimbar imam didahului oleh putra altar yang dapat membawa pedupaan dan lilin bernyala. Semua yang hadir menghadap ke arah mimbar, dan dengan demikian menunjukkan penghormatan khusus kepada Injil Kristus. |
| 134. | Di mimbar itu, imam membuka Kitab Injil dan sambil membuka tangan berkata : Tuhan sertamu, lalu mengatupkan tangan. Umat menjawab : Dan sertamu juga. Kemudian imam berkata : Inilah Injil Yesus Kristus?Dengan ibu jari imam membuat tanda salib pada Injil yang akan diwartakan, lalu pada dahi, mulut,dan dadanya. Hal yang sama juga dilakukan oleh umat. Umat menyerukan aklamasi : Dimuliakanlah Tuhan. Bila dipakai dupa (bdk.no. 277-278), imam mendupai Kitab Injil. Sesudah itu imam mewartakan Injil, dan sesudah pewartaan, ia melagukan atau menyerukan aklamasi : Demikianlah sabda Tuhan, yang dijawab umat dengan seruan : Terpujilah Kristus. Sesudah itu imam mencium Kitab Injil sambil berdoa dalam hati : Ya Tuhan, karena pewartaan Injil ini, hapuskanlah dosa kami. |
| 135. | Kalau tidak ada lektor, imam sendiri membawakan dari mimbar semua bacaan, dan jika perlu juga mazmur tanggapan serta bait pengantar Injil. Kalau dipakai dupa, dimimbar pula ia mengisi pedupaan dan memberkatinya lalu berdoa : Sucikanlah hati dan budiku?sambil membungkuk khidmat. |
| 136. | Sambil berdiri di dekat tempat duduk atau di mimbar atau kalau dianggap baik, ditempat lain yang serasi, imam menyampaikan homili. Sesudah homili, dapat dilaksanakan saat hening sejenak. |