Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id |
|---|---|
| 4. | Pendekatan Gereja kepada sarana komunikasi sosial pada pokoknya bersifat positip, memberikan dukungan.Gereja bukan hanya menghakimi dan mengutuk, melainkan Gereja melihat alat-alat ini bukan hanya hasil kejeniusan umat manusia tapi juga merupakan anugerah besar dari Allah dan merupakan tanda-tanda jaman (lih. Inter Mirifica,1; Evangelii Nuntiandi, 45; Redemptoris Missio, 37). Gereja ingin mendukung mereka yang secara profesional terlibat dalam komunikasi dengan memberikan prinsip-prinsip yang positip untuk membantu mereka dalam karya mereka, seraya mendorong suatu dialog, di mana semua pihak yang berminat ?pada jaman sekarang ini berarti hampir setiap orang ? dapat berpartisipasi. Tujuan-tujuan tersebut yang melatar belakangi dokumen yang sekarang ini. Kami katakan sekali lagi: Media tak bisa melakukan sesuatu sendirian, sebab hanyalah instrumen, alat-alat, yang digunakan oleh orang-orang yang memilih untuk menggunakannya. Dalam merefleksikan sarana-sarana komunikasi sosial, kita harus dengan jujur menghadapi pertanyaan ?paling hakiki? yang timbul karena kemajuan tehnologi: apakah sebagai salah satu akibatnya pribadi manusia ?menjadi sungguh-sungguh lebih baik, yaitu lebih matang secara rohaniah,lebih menyadari martabat kemanusiaannya, lebih bertanggung jawab,lebih terbuka kepada orang lain, lebih-lebih yang paling membutuhkan dan paling lemah, dan lebih siap untuk memberikan dan membantu semua orang? ( Paus Yohanes Paulus II, Redemptor Hominis, 15 ). Kami mengandaikan bahwa sebagian besar orang yang terlibat dalam komunikasi sosial dalam kedudukan apapun adalah individu-individu yang punya kesadaran yang ingin melakukan hal yang benar Para Pejabat pemerintahan, para pembuat kebijakan dan para eksekutif badan-badan hukum berkehendak untuk menghormati dan memajukan kepentingan umum seusai dengan pemahaman mereka mengenai hal ini. Para pembaca dan para pendengar serta para pemirsa ingin menggunakan waktu mereka dengan baik demi untuk pertumbuhan pribadi dan perkembangan pribadi sehingga mereka dapat hidup lebih bahagia dan lebih produktip. Para orang tua mendambakan bahwa apa yang masuk ke dalam rumah mereka lewat media disenangi oleh anak-anak. Para komunikator yang paling profesional ingin menggunakan bakat-bakat mereka untuk melayani keluarga manusia, dan sangat terganggu dengan semakin kuatnya tekanan-tekanan ekonomis dan ideologis untuk menurunkan standar etika yang ada dalam banyak sektor media. Isi dari pilihan-pilihan yang begitu beraneka macam yang dilakukan oleh semua orang tadi yang berkaitan dengan media, berlainan antara satu kelompok dengan kelompok lain serta antara satu individu dengan individu lainnya, namun semua pilihan tadi mempunyai bobot etika dan tunduk terhadap penilaian etis. Untuk bisa memilih dengan tepat, maka mereka yang memilih perlu ?tahu prinsip-prinsip tatanan moral dan menerapkannya dengan setia? ( Inter Mirifica, 4 ) |