Dokumen Gereja
Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Cari Kata dalam Dokumen Gereja
www.imankatolik.or.id
Dokumen:
Nomor:
masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak)
Dokumen:
Kata:
masukkan kata yang akan dicari (catatan kaki lihat versi Cetak)

14.Ekonomi. Media kadang-kadang digunakan untuk membangun dan mendukung sistem-sistem ekonomi yang memenuhi sikap tamak dan loba. Neo-Liberalisme merupakan salah satu contoh dalam hal ini: ?Berdasarkan pada gagasan tentang manusia yang bersifat ekonomis semata-mata?, dia ?melihat keuntungan dan hukum pasar sebagai satu-satunya ukuran, sehingga merugikan martabat dan sikap hormat yang harus diberikan pada indvividu dan orang-orang? (Paus Yohanes Paulus II, Gereja di Amerika , 156). Dalam keadaan seperti itu maka alat-alat komunikasi sosial yang harus memberikan manfaat kepada semua orang dieksploitasi oleh segelintir orang.
Proses globalisasi ?dapat menciptakan keuntungan luar biasa untuk mendapatkan kemakmuran yang lebih besar? (Centesimus Annus , 58); tetapi bersamaan dengan hal itu, dan bahkan sebagai bagian dari hal tsb, beberapa bangsa dan orang mengalami pemerasan dan marjinalisasi, semakin jauh tertinggal dalam pergulatan untuk mencapai kemajuan. Kantung-kantung penderitaan yang semakin luas di tengah-tengah orang yang hidup dalam kelimpahan merupakan benih-benih irihati, penolakan, ketegangan dan konflik. Hal ini menggaris bawahi perlunya ?adanya badan-badan internasional yang akan mengawasi dan mengarahkan ekonomi untuk kesejahteraan umum? (Centesimus Annus, 58)
Menghadapi ketidakadilan yang berat ini, tidak cukuplah kalau para komunikator mengatakan bahwa tugas mereka hanyalah melaporkan keadaan sebagaimana adanya. Tak diragukan hal itu memang menjadi tugas mereka. Tetapi beberapa kejadian yang menyangkut penderitaan manusia kebanyakan tak dihiraukan oleh media meskipun hal-hal lain dilaporkan; dan sejauh hal ini mencerminkan suatu keputusan yang diambil oleh para komunikator, maka
hal ini mencerminkan sikap selektip yang tidak boleh dipertahankan. Bahkan yang lebih mendasar lagi, struktur-struktur serta kebijakan yang diambil serta alokasi tehnologi merupakan faktor-faktor yang membantu beberapa orang ?menjadi kaya informasi? dan orang lain ?miskin informasi?, pada saat ketika kemakmuran bahkan hidup matinya orang tergantung dari informasi.
Dengan cara-cara semacam ini maka media kerap kali membantu ketidak adilan dan ketidakseimbangan yang menimbulkan penderitaan yang mereka laporkan. ?Pentinglah mematahkan penghalang dan monopoli yang menyebabkan begitu banyak negara pada ambang perkembangan, dan memberikan kepada semua individu dan bangsa-bangsa kondisi dasar yang akan memungkinkan mereka untuk ikut ambil bagian dalam perkembangan? (Centesimus Annus , 35) Komunikasi dan tehnologi informasi, bersama dengan latihan penggunaannya, merupakan salah kondisi dasar.

<<   >>