Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901

Partner Link Website
Keuskupan, Paroki & Gereja

Partner Link Website Katolik & Umum

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

MALAM PASKA A/2014

Rm 6:3-1  Mat 28:1-10

PENGANTAR
     Dalam Malam Paskah ini kita menyanyikan lagi Alleluia! Karena Yesus kini telah bangkit! Siapa yang mewartakan kabar gembira tentang kebangkitan Kristus ini kepada segenap umat di seluruh dunia? Gereja! Sebab Gereja kita ini  didirikan oleh Kristus Putera Allah Bapa sebagai Penebus, yang telah bangkit dari maut! Suatu pewartaan luarbiasa dan tiada duanya! Maut atau kematian menimpa semua orang tanpa kekecualian sejak Adam dan Hawa berdosa dan mendatangkan maut ke dunia kita. Tetapi sejak kebangkitan Yesus, kematian yang memang masih tetap ada dan akan alami telah dikalahkan. Kematian akan menimpa kita, tetapi hanya sementara, sebab setiap orang yang mati dalam Kristus akan bangkit kembali untuk memasuki hidup abadi.

HOMILI
     Ketika terjadi gempa bumi, batu penutup kubur tersingkir, dan Yesus telah bangkit. Itulah buktinya bahwa tiada orang yang membuka kubur itu, sedangkan penjaga-penjaga kubur gemetar ketakutan. Allah Bapa sendirilah yang membang-kitkan Yesus Putera-Nya dengan mengutus malaikat-Nya, yang berkata: “Jangan-lah kamu takut! Aku tahu bahwa kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit seperti yang dikatakan-Nya”. Inilah pesan Paskah yang juga disampaikan kepada kita: Jangan takut? Apa yang terjadi hari ini atau entah kapan pun, adalah sesuatu yang sudah kita ketahui bukan hanya dengan pikiran, tetapi juga disertai dengan iman akan Yesus, yang telah mati namun bangkit kembali, seperti telah dikatakan-Nya.

     Kepada dua orang perempuan yang menyaksikan kubur yang kosong itu malaikat berkata: “Pergilah segera dan katakanlah kepada murid-murid-Nya,  Yesus bahwa telah bangkit. Ia mendahului kamu di Galelia, kamu akan melihat Dia”. Mengapa harusn ke Galilea, bukan ke Yerusalem? Karena Yesus berasal dari Nasaret di Galilea: di Nasaretlah Sabda Allah menjadi daging, menjadi manusia. Ia mengadakan mukjizat-Nya yang pertama, yaitu pengubahan air menjadi anggur  di Kana, di Galilea. Ia mengalami transfigurasi atau perubahan wajah diri-Nya yang mulia di gunung Tabor di Galilea, antara lain disaksikan oleh Petrus, wakil-Nya yang pertama, di Galilea. Sebagian besar hidup-Nya berlangsung di Galilea, bukan di Yudea. Karena itulah murid-murid Yesus akan berjumpa dengan Dia, Guru dan Penebus mereka, yang telah mati namun bangkit kembali di Galilea.

Apa pesan pertemuan Yesus yang telah menjadi Kristusdi Galilea bagi kita?
     Memang murid-murid Yesus bertemu dengan Yesus di Galilea. Tetapi bagi kita sekarang ini Galilea untuk dapat bertemu dengan Yesus di mana? Bagi kita apabila kita percaya bahwa Yesus Kristus sungguh hidup, Galilea ada di mana-mana. Yesus yang telah bangkit dan berada di Galilea di Palestina, juga hadir  dalam tabernakel di Galilea baru: di dalam Gereja, di kapel, di rumah kita, tetapi Ia juga hadir di Galilea hati kita masing-masing. Yesus hadir di Galilea hati setiap orang yang percaya kepada Dia yang hidup dalam diri kita.

     Karena Yesus telah menyelesaikan perutusan-Nya sebagai Almasih di Yerusalem di Yudea, maka Ia pertama-tama menampakkan diri-Nya juga kepada kedua perempuan (Maria Magdalena dan Maria yang lain) di Yudea, di Yerusalem. Sebab kedua perempuan itulah yang telah berbakti mengurus penguburan-Nya, maka kepada mereka berdua itulah juga Yesus menampakkan diri sesudah  Ia bangkit dari kubur.

     Tetapi timbullah pertanyaan, apakah Yesus juga menampakkan diri kepada Maria Bunda-Nya sendiri? Meskipun tidak disebut dalam Injil, kita yakin sepenuhnya, bahwa Yesus tentu pertama-tama menampakkan diri juga kepada Ibunda-Nya. Sebab Bunda Maria hadir dan berada di bawah salib ketika Yesus menderita tergantung di salib. Mengapa? Karena kita yakin bahwa di antara Yesus dan Bunda-Nya pasti ada hubungan kasih ibu-anak yang sangat erat, meskipun namanya tidak disebut dalam Injil.

     Kita pun bertanya: Apakah kita juga berhak agar Yesus yang telah bangkit menampakkan diri kepada kita?  Pasti ya! Tetapi karena Yesus sudah naik kesurga, Yesus akan menampakkan diri-Nya secara lain kepada kita! Yesus minta kepada kita, agar kita sungguh percaya kepada-Nya! Iman atau kepercayaan: itulah bagi kita penampakan diri Yesus yang telah bangkit kepada kita! Marilah kita perteguh kepercayaan kita kepada Yesus sebagai Penebus, Penyelamat manusia. Marilah dalam Malam Paskah ini kita bertemu dengan Yesus yang bangkit dalam penerimaan Ekaristi! Maka hidup kita akan berubah, mengalami transformasi diri dalam hidup dan perbuatan. Di dalam  Yesus Kristus dan bersama dengan Maria.

Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

 

buku Katekese terbaru dari Mgr. FX. Hadisumarta. O.Carm

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/