Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901

Partner Link Website
Keuskupan, Paroki & Gereja

Partner Link Website Katolik & Umum

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

MINGGU BIASA XII /C/2013

Zak 12:10-11;13:1 Gal 3:26-29 Luk 9:18-24

PENGANTAR
        
Dalam Injil Lukas hari ini Yesus bersama dengan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem. Menurut Lukas Yesus pergi ke Yerusalem untuk melaksanakan tugas karya penyelamatan-Nya. Maka pada saat yang sangat menentukan ini Yesus menyampaikan suatu pertanyaan yang sangat mendasar kepada murid-murid-Nya: “Kata orang banyak, siapakah Aku ini?”. – Pertanyaan itu sekarang ini pun disampaikan kepada kita. Dan kita harus menjawabnya!

HOMILI
Sesudah mendengar beberapa jawaban orang banyak atas pertanyaan Yesus tentang identitas diri-Nya, Yesus bertanya kepada Petrus, dan atas nama para murid lainnya ia menjawab: “Engkau adalah Mesias dari Allah”. Pengertian atau gambaran Yahudi tentang Mesias atau Almasih aneka macam. Ada gambaran Mesias sebagai raja, nabi, pemimpin bangsa yang berkuasa dan sebagainya. Identifikasi Mesias yang sesungguhnya belum ada. Jawaban Petrus memang benar, namun Yesus masih harus menerangkannya lebih lanjut.

Patut kita sadari, bahwa pertanyaan tentang identitas/jatidiri Yesus sebagai Mesias bukan hanya di zaman Yesus, sekarang pun persoalan tentang indentifikasi Yesus dan peranan-Nya sebagai Mesias masih terus berlangsung. Resminya kita memang percaya kepada Yesus, namun apakah iman kita itu artinya? Siapakah Dia bagiku dan bagi orang banyak?

Kepercayaan kita sering dikaitkan dengan pandangan terhadap sistem, ideologi, institusi, keadaan politik. Dalam lingkungan Gereja pun ada orang-orang yang hubungannya dengan Yesus hanya terbatas untuk pribadinya sendiri, seolah-olah hanya untuk dirinya sendirilah Yesus adalah Mesias.

Apa sebenarnya arti jawaban Petrus kepada Yesus: “Engkau adalah Mesias”? Yesus mengatakan bahwa kedatangan-Nya sebagai Mesias adalah untuk semua orang, mengatasi keterbatasan apapun. Yesus adalah Mesias untuk segenap masyarakat seluruh dunia, dan dalam keseluruhan itulah Yesus tampil sebagai Mesias untuk setiap pribadi manusia.

Secara tampak Yesus sebagai Mesias mendirikan Gereja dunia seluruhnya. Bukan terpisah-pisah sebagai gereja kontinental, nasional, menurut ras atau suku, budaya dan bahasa. Mengapa demikian?
Karena:

  • Sebagai orang Yahudi Yesus bukan lahir dari suku imam (Levi).
  • Yesus bukan politikus.
  • Yesus memang memperhatikan politik, sebab tugas di dunia tidak mungkin dilaksanakan tanpa berinteraksi dengan keadaan politik.
  • Yesus lebih banyak berada dan bertindak di daerah Kaparnaum daerah Galilea, bukan di Yerusalem.
  • Ia lebih banyak berhubungan dengan orang-orang sakit, kaum berdosa, orang-orang yang dianggap rendah dalam masyarakat. Ia tidak menjauhi tetapi mau makan juga dengan orang kaya dan kuasa.
  • Hidup dan perbuatan Yesus adalah pelaksanaan kabar gembira yang diwartakan-Nya.
  • Yesus bukan mewartakan kerajaan politik seperti Daud, melainkan Kerajaan Allah yang adil dan damai sejahtera bagi semua orang. Segenap hidup dan karya-Nya adalah pemberian diri untuk orang lain.

Dengan demikian identitas Yesus sebagai Mesias adalah menyerahkan
hidup-Nya untuk kepentingan orang lain. Maka keterangan yang diberikan-Nya tentang identitas-Nya yang sebenarnya diberikan-Nya kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Luk 9:23). Kata-kata Yesus itu dapat diterjemahkan ke dalam bahasa hidup kita, dan menjadi: “Bila aku kehilangan hidupku bagi Kristus, aku justru menemukannya kembali!”

Pertanyaan Yesus kepada murid-murid-Nya 20 abad lalu sekarang pun terdengar bagi kita. Siapakah Yesus sebenarnya bagiku? Yesus sungguh ingin tahu apa arti Diri-Nya bagi kita, bagiku, bagimu. Yesus ingin agar supaya kita sungguh tahu dan sadar siapakah Dia itu. Sejauh manakah kepercayaan/iman, keyakinanku akan Dia sebagai Mesias, Penyelamat, menjiwai dan mengarahkan segenap hidup dan perbuatanku?

Pertanyaan Yesus itu adalah pertanyaan ujian sebagai orang kristiani sejati untuk menilai iman/ kepercayaan kita yang benar dan hidup bagi Yesus.

Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

 

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/