Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901
Materi iman
Dokumen Gereja

No: masukkan no. yang dikehedaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi-(catatan kaki lihat versi Cetak) 

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

Hari Raya Kenaikan Tuhan

Kis 1:1-11  Ef 1:17-23  Mat 28:16-20


PENGANTAR
Dalam Injil yang ditulisnya Matius mulai berceritera tentang kelahiran Yesus dan diakhirinya dengan perintah-Nya kepada murid-murid-Nya untuk menjadikan bangsa menjadi murid-Nya. Sebagai Penyelamat Yesus datang dari Allah dan kembali kepada Allah. Pesan Hari Raya Kenaikan Yesus lewat Injil Matius bukanlah untuk mengajak kita untuk memikirkan bagai-mana dan di mana Ia naik ke surga , melainkan mengingatkan kita akan perutusan atau tugas yang diberikan Yesus kepada segenap pengikut-Nya, yaitu untuk mengajak semua bangsa menjadi murid-Nya

HOMILI
          Dalam Injil tadi kita mendengar Yesus berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melalukan segala sesuatu yang telah kuperintahkan kepadamu”. Perintah Yesus ini universal, artinya berlaku untuk semua orang, yaitu semua pengikut Yesus Kristus supaya berjiwa missioner, maupun untuk semua suku dan bangsa tanpa perbedaan untuk mau menerima Kabar Gembira yang diwartakan.

          Jadi semua warga Gereja, sebagai orang Kristen, bila ingin menjadi pengikut Yesus sejati, tanpa kekecualian  apapun kedudukannya, harus berji-wa missioner. Masing-masing dengan cara dan kemampuannya sendiri, ataupun bersama-sama dengan rekan umat kristiani lainnya. Dan untuk melaksanakan  panggilan missioner itu Yesus memberi kepastian: “Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman!”

          Apa yang diperintahkan Yesus kepada kita untuk kita laksanakan bagi kita sendiri, maupun untuk diteruskan kepada orang lain? Tak lain tak bukan ialah: “melalukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu”, kata Yesus. Dan apakah perintah Yesus tersebut?  Sebenarnya apa yang terdapat  di seluruh Perjanjian Baru, dalam  keempat Injil dan surat-surat Petrus, Paulus, Yohanes dan sebagainya. Dalam Injil menurut Matius ajaran dan perintah Yesus sebagai pegangan sikap hidup dan perbuatan moral kristiani terdapat dalam rangkuman ajaran moral kristiani, yang terdapat dalam “Khotbah di Bukit” (Mat 5-7)., yang juga disebut Magna Charta.

          Latar belakang Kabar Gembira yang juga disampaikan Matius melalui Injilnya ialah, bahwa Allah melalui Putera-Nya Yesus Kristus mau menye-lamatkan kita sebagai putera-puteri-Nya dengan setia dan dari dekat. Matius pada awal Injilnya, ketika berceritera tentang kelahiran Yesus berkata: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan mereka akan menamakan Dia Imanuel, yang berarti: Allah menyertai kita”. Pewartaan Kabar Gembira pada awal Injilnya ini  oleh Matius diulangi lagi pada akhir tulisan Injilnya tentang kata-kata Yesus, yang memberi perintah missioner kepada seganap murid-Nya ini: “Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”.

          Dalam merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan ke surga ini, kita diingatkan kembali akan keyakinan dan kesadaran kita sebagai murid Yesus sejati. Kita harus sungguh percaya dan yakin dikasihi oleh Allah, dan sungguh diselamatkan oleh Yesus Kristus Putera-Nya, yang menyertai kita dalam hidup kita. Maka sebagai jawaban kita akan kasih-Nya kepada kita itu, kita harus mendengarkan dan melaksanakan juga perintah yang diberikan-Nya kepada para Rasul dan kepada kita semuanya. Kita semua diundang untuk makin memeriksa kembali jatidiri atau identitas kita sejati sebagai seorang kristiani sejati, yang penuh keyakinan, bahwa Yesus Kristus selalu menyertai kita. Namun harus disertai juga dengan kesediaan dan kesetiaan kita,  untuk bertsedia melakukan semua perintah-Nya kepada kita.

Jakarta, 1 Juni 2011

Mgr. F.X. Hadisumarta O.Carm.

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/