Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
No. kanon: contoh masukan no kanon: 34,479,898-906
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki, misalnya 3, 67, 834 atau 883-901

Partner Link Website
Keuskupan, Paroki & Gereja

 

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

MINGGU PASKAH VI /B/2015

Kis 10:25-26, 34-35, 44-48  1 Yoh 4:7-10  Yoh 15:9-17

 

PENGANTAR
      Dalam perayaan Ekaristi pada Hari Minggu Paskah VI ini, baik Bacaan II, yakni surat yang pertama maupun Injilnya,Yohanes mengemukakan kepada kita hal kasih. Bukan kasih manusia, melainkan kasih Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih(1 Yoh 4:8). Pada hari ini di Keuskupan Agung Jakarta segenap umat di semua paroki  diajak ikut memikirkan keadaan Gereja Kristus di Keuskupan Agung Jakarta khususnya mengenai sekolah sebagai bidang pengajaran dan pendidikan, yang diberi singkatan “Ayo Sekolah Ayo Kuliah”. Dengan latar belakang ini marilah kita mendengarkan sabda Allah tentang kasih dengan pendengaran telinga kita, namun sekaligus juga dengan pendengaran hati kita yang terbuka dan peka terhadap kasih.

HOMILI
      Melalui baptis kita umat Kristiani menjadi murid Yesus Kristus. Baptis yang telah kita terima adalah suatu anugerah agung yang satu dan sama dari Tuhan bagi semua orang tanpa perbedaan. Martabat kita sebagai umat kristiani, yang berkat baptis menjadi murid Yesus, dihadapan Tuhan tidak dibeda-bedakan menurut kelamin, tingkat kehidupan, kedudukan, kemampuan kita dalam masyarakat.  Kesungguhan atau otentisitas keadaan kita sebagai orang, yang telah dibaptis atau sebagai sebagai murid Yesus, bukan diukur dan dinilai dengan besarnya hasil atau prestasi yang dapat dicapai dan langsung dapat dilihat orang.  

      Ukuran kesungguhan keadaan kita sebagai murid Yesus ialah kesungguhan kasih kita. Artinya sejauh manakah kasih kita adalah sesuai dengan kasih Yesus. Yesus berkata: Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku(Yoh 15:15). Betapa membaggakan dan menggembirakan bahwa kita dianggap sahabat oleh Yesus sendiri, yang adalah Putera Allah Bapa!

      Tetapi juga betapa mulia dan kuat perintah Yesus kepada kita, yaitu bahwa kita sebagai murid-Nya harus mau dan bersedia untuk hidup bersama dengan sesama kita sebagai sahabat! Tuhan menganggap kita sebagai sahabat-Nya, kita dijadikan sahabat-Nya. Yesus sendiri adalah pemberi teladan hidup kita bersama orang lain sebagai sahabat. Bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini menunjukkan kepada kita kebutuhan adanya persahabatan dan persaudaraan yang berdasar pada dasar kasih.

      Injil hari ini memberi pesan kepada kita, agar kita harus sungguh menganggap setiap sesama kita, siapapun orang itu juga, sebagai sahabat kita sejati. Kesungguhan atau otensitas penghayatan kasih kita kepada sesama sesuai dengan perintah Kristus merupakan ukuran untuk mengetahui apakah kasih kita kepada sesame murni dan benar ataukah hanya atau “buatan” dan palsu! Kita hanyalah sungguh murid Yesus, apabila kita mengasihi sesama kita, seperti Kristus telah mengasihi kita sebagai sahabat-Nya.

      Pesan Injil hari  ini sangat tepat dan kena, apabila kita sebagai umat Paroki Maria Bunda Karmel, bersama dengan umat di paroki-paroki lain, diajak untuk ikut memikirkan sekolah-sekolah anak-anak kita. Marilah kita bergembira dan bersyukur kepada Tuhan, bahwa di  Paroki Maria Bunda Karmel (MBK) telah ada Badan yang memperhatikan pendidikan anak-anak kita. Program yang dibuatnya sudah berjalan dua tahun dan membantu lebih dari 150 anak warga Gereja MBK untuk melanjutkan pendidikan. Niat atau tujuannya atau visi dan misinya, dengan berpegang pada kata-kata: “Ayo Sekolah Ayo Kuliah” berbunyi sebagai berikut: “Tidak ada lagi anak pada usia sekolah di paroki Tomang, yang tidak bisa bersekolah karena keterbatasan biaya”.

      Pesan kasih Injil hari ini mengajak kita semua, masing-masing sesuai dengan kemampuannya, namun atas dorongan martabat kita sebagai murid dan sahabat Yesus yang sama, untuk menghayati persahabatan kita satu sama lain seperti Kristus, dalam kasih persaudaraan kita sebagai keluarga besar umat Paroki Maria Bunda Karmel.

 

 

Mgr. F.X. Hadisumarta O.Carm.

kumpulan Homili Mgr. FX. Hadisumarta O.Carm

 

Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id/